Injury Time Anies Baswedan dan Jokowi 3 Periode

Menarik apa yang dilakukan Anies Baswedan, ketika ia meminta tambahan waktu kekuasaan untuk membenahi Jakarta. Baru kali ini ada pejabat minta tambahan waktu untuk kembali memegang kekuasaan. Pada sisi lain, Jokowi bahkan oleh pihak-pihak yang tidak suka meminta sumpah segala untuk menolak jabatan periode ketiga.

Padahal bukan kehendak Jokowi. Yang meminta publik, Jokowi mengatakan malah menampar muka saya yang menghendaki saya lanjut untuk periode berikut. Eh ada yang menambah jabatan tanpa ada publik yang mengatakan untuk memperpanjang.

Ironisnya lagi, selama jabatannya, ia tidak melakukan pekerjaan dengan semestinya. Selalu saja mengatakan yang muluk-muluk, tetapi tidak melakukan itu sebagai sebuah tindakan nyata. Mengubah istilah saja, tanpa mengerjakan apa yang pernah dikatakan.

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Biasa melimpahkan tanggung jawab pada pihak lain, dalam hal ini pemerintah pusat. Normalisasi kali yang diganti dengan naturalisasi, toh yang mengerjakan Kemen PUPR, apalagi soal pandemi covid19. Masyarakat juga paham bagaimana kinerja buruknya.

Kasus formula E juga sama saja. Mau ditanya DPR-D saja ngeles ke mana-mana, malah melarikan diri. Lha apa iya model seperti itu layak meminta tambahan waktu.

Malah cenderung sama dengan permainan sepak bola. Tambahan waktu, atau injury time itu ada karena dalam masa pertandingan normal banyak pelanggaran atau ada kendala. Kerusuhan, atau cuaca ekstrem misalnya. Apakah dengan ini Anies Baswedan secara bawah sadar mengakui kalau ia banyak melakukan pelanggaran dan juga menciptakan kendala sehingga dalam masa pemerintahannya gagal.

Jokowi yang berprestasi, rekam jejaknya jelas panjang dengan deretan capaian positif, masyarakat mengehendaki perpanjangan saja banyak yang tidak suka, eh ini produk gagal minta tambahan malah tidak terdengar orang menolak. Tidak ada yang minta sumpah untuk kerja bener.

Sederhana kog sebenarnya Jakarta ini, semua sudah dirancang sejak lama, Sutiyoso, Foke, Jokowi, Ahok, Dharot itu sudah memberikan pondasi dan bangunan setengah jadi. Gengsi dan sombongnya Anies yang merusak itu semua. Eh masih minta tambahan waktu.

Sama sekali tidak ada bukti faktual yang membuat Anies layak ada tambahan waktu. Tambah kerusakan sangat mungkin. Selesai pada masa lima tahun pemerintahan yang gagal.

Salam Penuh Kasih

Susy Haryawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *