Demokrat Menjadi Kuda Hitam, 5 Syarat yang Harus AhY Ketahui

AHY bermimpi bahwa Demokrat pada pemilu 24 menjadi kuda hitam. Partai yang tidak dianggap namun bisa menjadi pemenang pemilu. Mereka pernah menang, kala SBY menjadi presiden. Soal bagaimana mereka menang toh juga semua penyuka politik paham.

Nah, dengan kondisi seperti ini, apa iya bisa menang atas PDI-P, Golkar, Gerindra? Bisa bertahan di atas angka PT saja sudah lumayan.  Apa saja syarat untuk bisa menjadi pemenang sih?

Pertama, mengubah kultur berpolitik yang selama ini menyerang pemerintah. Oposan yang tidak cukup menjanjikan dengan model seperti ini. jauh lebih bagus model PDI-P mengritik terukur, bukan semata asal berbeda. Lihat PDI-P dua periode malah menjadi pemenang dan berjaya. Lihat saja Kabur Harman yang menyoal Susi dengan Jokowi ini sangat parah, belum lagi selama ini. soal pandemi, hutang negara, UU Ciptakerja.

Dunia itu sudah digital, rekam jejak mudah ditemukan. Apa yang dikatakan Demokrat jelek saat ini, pada saat berkuasa adalah baik. Inkonsistensi yang memalukan.

Kedua, ganti pengurus Demokrat dengan pribadi-pribadi waras, pejuang, dan pemenang. Selama ini hanya pecundang yang mengandalkan ABS. Tidak ada hal baru yang mereka tawarkan. Keberadaan mereka selain tidak kreatif juga hanya mengulang-ulang kejayaan masa lalu yang sangat mudah termentahkan.

Membuang sampah di samping rumah dan mengatakan pekarangannya paling bersih, tidak seperti tetangga. Ini permainan anak-anak yang tidak sanggup maju lebih pesat.

Ketiga, fokus pansos hanya menyerang Jokowi. Memang akan mendapatkan dampak gede kalau menyerang dan menang pada sosok besar. Hal yang sama, jika gagal ya risiko dan kerugiannya lebih besar.  Perlu berpikir ulang untuk menebar simpati bagi pendukung Jokowi yang sangat besar, bukan malah memusuhi.

Empat, ciptakan atau dapatkan sosok gede seperti SBY pada 2004 atau Jokowi tahun 2014. AHY tidak punya kapasitas untuk itu. sejak menjabat belum memberikan perubahan, minimal tawaran yang sebagus yang semestinya. Ini masalah krusial, tidak cukup dengan nyinyiran bisa menjadikan Demokrat gede. Apalagi munafik dengan menghajar buzzer padahal juga menggunakan jasa mereka.

Kelima, bisa gak menciptakan kelompok militan, seperti PDI-P atau PKS. Susah malah mereka selalu bersama dengan kelompok intoleran yang ceruk kecil namun banyak brisik di media sosial saja. Trus banyak juga pemakai yang ngarep keberadaan yang cuma sedikit itu.

Waktu hanya tinggal kurang dari dua tahun sih susah. Durian runtuh sebesar apapun tidak cukup mampu membuat Demokrat merangkak naik dan juara. Bisa bertahan di parlemen saja sudah bagus.

Salam Penuh Kasih

Susy Haryawan

Leave a Reply