TOP STORIES

Pembahasan UU Berhenti, PD Curigai Jokowi dan Gibran, Langsung Dibalas Politikus Ini

Tudingan Demokrat ini lucu dan aneh juga, meskipun saya juga tidak setuju dengan gagasan Giring dan Refli, tetapi toh jika memang sudah sukses di Solo apa salahnya. Demokrat sendiri toh melakukan hal yang sama. 

Atau ini gambaran perilaku sendiri sehingga diukurkan pada pihak lain? Hanya mereka yang tahu dan paham. Biar, itu hak politik mereka. Tidak ada yang aneh dan baru bagi permainan politik ala Demokrat.

Bagus adalah reaksi Habiburohman Gerindra, bukan dari pihak Jokowi atau PDI-P. Kecenderungan akan berkepanjangan jika PDI-P yang merespon. Gerindra yang menjawab itu sudah membuat susah Demokrat, karena terkunci oleh dua partai teratas di negeri ini. Apa yang  terjadi dengan revisi UU ini adalah hal yang aneh dan lucu.

UU sudah jauh hari  diketok dari termasuk Demokrat pastinya setuju. Apakah Gibran sudah mau jadi walikota saat itu? Tampaknya juga belum. AHY juga belum mau jadi calon gubernur, masih militer. Semata akal-akalan saja untuk mendapatkan panggung dan mendeskreditkan pihak lain.

Malah kini terkuak, drama kudeta Demokrat itu  bisa-bisa menjungkalkan AHY karena syarat dasar menjadi ketua umum lima tahun menjadi kader. Padahal 2016 saja masih tentara, yang jelas-jelas tidak mungkin menjadi anggota partai politik. Kini 2021, baru lima tahun berjalan, jika keluar TNI 2016. Mau mengelak bagaimana lagi, dulu-dulu orang diam saja, tidak mau tahu, karena banyak ulah, akhirnya terkuak, kalau ia  malah ketua umum yang “tidak memenuhi syarat.” Hal yang sangat mendasar, kog bisa seteledor ini, ketika itu direvisi jelas sudah telat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *