Munarman: FPI Baru, FPI Damai, Ormas HIjrah
Itu dari perilaku. Bagaimana dari segi legalitas?
Jelas aneh dan ajaib jika tiba-tiba mau berubah bahkan berbalik 1800 , FPI ini bubar karena tidak mau memperpanjang izin karena soal AD-ART. Apa iya dengan mudah berubah pikiran, setelah setahun lebih, pertengah 2019 bersikukuh tidak mau tahu atas peraturan negara lho. Akhir tahun 2020 bahkan menjadi ormas terlarang, kog tiba-tiba mengaku mau menjadi organisasi damai.
Pernyataan publiknya yang telah berafiliasi dengan DAESH, bagaimana pertanggungjawabannya dong? Atau karena DAESH sudah masa lalu, sama juga dengan FPI pun masa lalu, kini berubah haluan? FPI bertobat begitu?
Ini soal ideologi, mosok semudah itu berubah? Susah. Lihat saja pentolan-pentolan terorisme, ini bicara ideologi lho, itu jarang yang bisa berubah. Baasyir yang sudah setua itu, mendekam di penjara puluhan tahun, toh masih memegang prinsip yang sama. Model demikian susah untuk berubah pemikiran. Karakter dan kebiasaan puluhan tahun, mosok bisa dengan mudah berbali arah.
Bagaimana pernyataan-pernyataan sebelumnya yang mengatakan akan membentuk yang baru tanpa mendaftarkannya? Jelas sudah membantah pernyataan koleganya sendiri. Hal yang sudah biasa sih bagi mereka, sama juga revolusi menjadi revolusi akhlak.
Susah melihat ini sebagai upaya yang sungguh-sungguh, selain masalah berkelit dari masalah tuntutan hukum, dan terutama pembukaan blokade rekening. Jauh lebih mudah memahami dan masuk akal. Tidak akan bisa bekerja jika tanpa dana.
Perhatian bagi jajaran birokrasi yang berwenang mengeluarkan izin, siapapun nama-nama yang di dalam kepengurusan ormas terlarang, jika tidak tersangkut hukum pidana, jangan sampai bisa mendapatkan izin untuk mendirikan ormas baru. Perlu sikap tegas agar tidak lagi memelihara ular yang sama.
Jauh lebih mudah diterima nalar ini hanya upaya mempertahankan diri dan eksistensi terutama rekening dari pemblokiran. Lebih bijak sebenarnya, buka saja siapa-siapa yang pernah menggunakan jasa mereka. Jadi tidak tahu sendirian dan merana. Dengan demikian sangat mungkin ada “pemutihan” beberapa rekening untuk kehidupan beberapa elit mereka ke depan. Masalahnya apa mau dan berani.
Salam Penuh Kasih
Susy Haryawan

awesome