FEATURED

Klaim Demokrat Sesat

Memaksa Presiden Jokowi membalas pula. itu sebuah kengacoan berkelanjutan yang tidak patut. Jika iu dilakukan politikus hijau, kemarin sore masihlah bisa diterima akal sehat. Lha ini, sudah manula, mantan menteri pula.

Kliam Moeldoko sudah ditegur Jokowi ala Andi Arief mengingatkan publik akan pernyataan jenderal kardus masa pencalonan pilihan presiden 2019. Hal yang patut dipertanyakan kebenarannya. Dasar yang biasanya tidak ada, ketika Andi Arief menyatakan sesuatu jadi rujukan kali ini.

Membual. Ala anak kecil yang tidak cukup paham dengan keadaan. Nuansa jahat itu selanjutnya, pada bualannya sendiri masih relatif ringan kadar salahnya. Nah ketika mendapatkan gaungan itu berarti menjadi masalah lebih besar. 

Penggiringan opini yang diarahkan sesuai dengan keinginan mereka. Merugikan pihak lain sangat mungkin. Di sinilah menjadi persoalan yang perlu disikapi dengan lebih baik.

Pihak pemerintah, melalui Pratigno menyatakan tidak perlu membalas persoalan internal partai itu. benar bahwa  pihaknya sudah menerima surat kepada Presiden Jokowi tersebut. Pertimbangan bahwa itu adalah persoalan internal, tidak patut ikut menanggapi.

Jangan salah, begitu merespons, akan dikatakan Jokowi intervensi partai. Malah jauh lebih ngaco lagi yang terjadi. Jokowi bisa dikendalikan AHY, presiden kalah sama ketua partai dan sejenisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *