Mengeroyok FPI, Politikus: Munarman Munafik
Kondisi FPI itu sedang mendekati jurang kegelapan, yang biasanya bersama, lebih baik diam, teman sedang sensara tidak usah ikutanlah menimpuki, meskipun hanya dengan sebutir pasir. Sama-sama munafik tahu gak?
Tanpa ada kata-kata tukang obat yang membuat FPI dan Rizieq meradang, pastinya Rizieq dan FPI masih melanglang buana tanpa ada kendali. Hanya karena kemarahannya disambut dengan pemecatan kapolda dan penggantinya tegaslah, kalian-kalian teriak-teriak sok lebih baik dari FPI. Memangnya perilaku FPI yang menjengkelkan baru kali ini?
Mengapa baru sekarang ribut?
Rizieq di tahanan. Mereka paham, berbeda ketika di Arab taji Rizieq masih berbisa, mereka ini bisa habis ditelanjangi oleh FPI dalam banyak versinya. Siapa yang tidak jerih sih dengan reputasi FPI, terutama bagi politikus muna seperti itu? Kondisi oleng ini yang dimanfaatkan oleh politikus-politikus sok berani.
Keadaan FPI pascaRizieq memang sangat rentan. Siapa yang akan “menguasai” ladang megaproyek ini. Luar biasa lho apa yang bisa didapat dari aksi-aksi dan dema demo. Jangan dianggap itu gratisan. Mana bisa. Lihat saja nasbung dan amplop kalau satu orang saja kisaran Rp. 75.000,00, kalau 10.000 sudah berapa, apakah korlap dan “pemilik”massa kerja bhakt? Naiflah. Bisa dibayangan, lha yang datang hanya ribuan saja dikatakan jutaan, apa itu bukan proposal anggaran yang berbicara?
Apa iya tunggangan demikian menjanjikan dibiarkan buyar begitu saja? Jelas tidak. Kini Munarman masih di atas angin, posisinya aman karena belum menjadi tersangka sama sekali. Berbeda dengan elit lainnya yang sudah masuk jerat dan tinggal sret tumbang, termasuk Rizieq.

awesome
Makasih