AHY Akan Dipolisikan
Apa salah AHY?
Ia tidak tahu apa-apa. Tmpak ia adalah pion, boneka, hanya pasang nama semata. Kasihan sebenarnya. ke KPU itu sangat ngaco. Lha mengadu ke Menkopolhukam, ke MenkumHAM, apalagi menyebut Pak Jokowi itu saja sudah berlebihan.
KLB itu baru selesai diadaikan. Belum juga meminta persetujuan ke KemenkumHAM, eh malah sudah mendahului. Aneh dan lucu. Coba jika kubu Moeldoko tidak jadi mengajukan klaim mereka? Kan aneh.
Apalagi sampai ke KPU, itu kan hanya pelaksana, yang tidak sangkut pautnya dengan keabsahan partai politik, kecuali ketika mau pemilihan. Benar Teddy yang bertanya siapa sih yang ajarin AHY?
SBY dan AHY sudah kena tegur oleh Yasona Laoli, agar tidak banyak menebarkan berita dan opini, keterlibatan pemerintah. Hal yang wajar, karena jika demikian, Yasona bisa terbebani dengan narasi yang terbentuk dalam masyarakat. Ini jelas tidak benar. Padahal seharusnya ia bisa netral, obyektif, dan independen.
Bahaya, jika malah pihak kementrian hukum dan HAM menjadi meradang dan pokoknya asal bukan AHY, ketok sah begitu saja. Ini bisa repot dan berabe.
Eh malah Ibas ikut-ikutan juga. Ngaco pula. Hal yang sangat mungkin membuat orang jadi jengkel dan memutuskan ala kadar. Tekanan itu bukan membuat mereka membantu malah menjadi penyemangat untuk sekalian saja dijatuhkan.
Moeldoko kemarin juga bersikap demikian tampaknya. Memang politik itu sangat susah dilihat mana yang asli pernyataan, atau hanya sekadar basa-basi. Tetapi sangat mungkin ketika ia mengatakan, jangan tekan-tekan saya, dan ujungnya KLB dengan cepat berlangsung.
