Humaniora

Adab Amien Rais dan Gibran

Soal politisasi mayat yang ada. Dimintai bukti, juga susah pastinya. Karena dasarnya hanya opini. Komnas HAM sudah memberikan jawaban atas kejadian itu. Semua juga jelas dengan parameter yang sahih. Tidak sekadar opini, apalagi politisasi.

Kasihan korban dan keluarganya yang masih dibawa-bawa, hanya demi kepentingan politik dan syahwat seseorang atau sekelompok orang.

Tua itu alamiah, bijaksana itu anugerah, dan tua yang bijaksana itu suatu prestasi. Muda bijaksana itu berkat melimpah yang diberikan Tuhan. 

Muda belum tentu tidak tahu sopan santun. Yang tua juga belum tentu paham adab dan adat menghargai sesama.  Pengalaman tanpa pengamalan itu sia-sia.

Label, pakaian, tampilan belum tentu sama dengan apa yang dilakukan. Kadang miris jika melihat perilaku yang mengagung-agungkan agama dan ayat-ayat suci, namun perilakunya naif dan bahkan munafik.

Agama sekadar kedok. Padahal seharusnya menjadi pedoman dan kompas di dalam melangkah. Satunya kata dan perbuatan, bukan malah bertolak belakang. Apakah ini yang namanya panutan?

Salam Penuh Kasih

Susy Haryawan

2 thoughts on “Adab Amien Rais dan Gibran

  • Veronica R

    Tua itu alamiah, bijaksana itu anugerah, oke banget mas Susy

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *