Politik

Jokowi: Silakan Kritik dengan Keras, PKS: Tertibkan Buzzer

Bangsa ini belum sepenuhnya berjalan dengan baik, nah itu yang perlu dibenahi, bukan malah mematahkan yang sedang diperbaiki dan diupayakan lebih baik. 

Ribetnya adalah, pembenahan itu justru menyasar kepentingan, kebiasaan, dan kemudahan yang selama ini dinikmati para elit negeri. Ini lho persoalan, ketika negara mau menjadi milik seluruh rakyat, eh malah yang mau mengusahakan hal lebih baik itu dihajar.

Permainan sangat halus dari para eliit memang susah dikendalikan dan disadari, kadang orang sampai bingung karena mereka jelas tidak kelihatan permainannya. Paling-paling setelah sadar, oh ini maksudnya. Hal yang memilukan, karena kadang dibungkus dengan agama, suku, dan hal-hal yang memang masih sensitif di negeri ini.

Payahnya lagi, lembaga-lembaga independen, memberikan wajah yang berwarna tertentu. Mereka tidak malu-malu menyangkal apa yang di depan mata mereka lakukan itu salah. Ketika ketahuan ngeles dengan berbagai alasan, alibi, dan ujung-ujungnya minta maaf. 

Memang suasana, alam pikir, dan keadaan ini harus dijalani. Tidak lelah-lelah untuk maju dalam keberadaban, bukan kebiadaban. Beragama sebagai jalan spiritual bukan mencari uang. Melakukan segala hal sesuai kapasitas.

Salam Penuh Kasih

Susy Haryawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *